DC-GRID Untuk Rumah Bersumber Energi Mandiri

Di jaman modern ini hampir semua alat perlu energi listrik. Dari survey yang dilakukan oleh Aji Setyawan (13311011), Steve (13311021), Alvin, dan Akbar, masyarakat di pedesaan sudah seperti wajib punya TV, rice-cooker maupun setrika padahal aliran listrik PLN di pedesaan tidak begitu bagus. Untuk itulah mereka mengusulkan sistem rumah bersumber energi mandiri dengan arsitektur DC-Grid. Proposal merekapun mendapat pembiayaan pada program kreativitas mahasiswa 2015.

TA1Saat ini sudah dilakukan upaya penggunaan sumber energi terbarukan untuk memenuhi defisit eletrifikasi yang terjadi. Salah satu contoh pemanfaatan energi terbarukan secara mandiri adalah penggunaan panel surya di rumah-rumah. Sistem integrasi energi terbarukan yang saat ini diaplikasikan adalah sebagai berikut.

Screen shot 2015-04-16 at 3.41.18 PMNamun, konversi DC-AC-DC yang terdapat pada sistem yang digunakan saat ini memiliki kerugian energi sebesar 40% [2].

Screen shot 2015-04-16 at 3.45.25 PM

Pada program PKM ini dibuat sistem konversi energi terbarukan yang berbeda dengan sistem konversi yang sudah diaplikasikan. Sistem yang diajukan adalah sebagai gambar berikut.

Screen shot 2015-04-16 at 3.47.46 PM

Perancangan sistem ini memiliki tujuan dan sasaran sebagai berikut.

Screen shot 2015-04-16 at 3.58.53 PM

Screen shot 2015-04-16 at 4.00.54 PM

 

Perangkat Antarmuka Beban dengan Jaringan Listrik

Screen shot 2015-04-16 at 3.41.35 PM

Arsitektur Sistem Distribusi Listrik DC

Screen shot 2015-04-16 at 3.41.41 PM

Riset ini memiliki batasan masalah di mana sistem akan diujicobakan pada rumah dengan batas daya maksimum 900 W dan sumber energi yang digunakan adalah baterai. Pada riset ini juga dilakukan kajian studi sosial, kajian konversi tegangan dan karakterisasi beban listrik, perancangan sistem antarmuka distribusi listrik, pengimplementasian dan pengujian, serta perancangan desain produk.